“
Belilah apa yang kau mau, nanti biar aku yang bayar!”
“
Berapa nomornya, biar aku isikan!”
“
Itu sudah menjadi hakmu, mau kau apakan juga itu urusanmu!”
“Lain
kali saja kau kembalikan, aku taka apa!”
Empat
kalimat yang membuatku tak bisa berkata “tidak”, membuatku terbiasa untuk
melakukannya berualang kali tanpa rasa bersalah dan bertanya “kenapa?”
Dan,
satu kalimat lama yang berhasil menjadi rahasia kami serta mampu membuatku berkata “TIDAK”.
